Bab I (Pancaran Gelombang Pendek dan Ultra Pendek)

Gelombang Elektromagnetik dan pengaruhnya terhadap atmosfir dan Aktifitas Matahari.

Frekuensi sampai dengan 30 MHz disebut gelombang pendek, dapat ,memancar melalui lapisan atmosfir bumi , bahkan dapat melewati lapisan teratasnya bila taraf ionisasi rendah sekali, sedangkan Ultra Pendek diatas 30 MHz , umumnya memancar secara garis lurus , berkemungkinan mencapai ruang angkasa setelah melewati semua lapisan atmosfir bumi.

Pemantulan dan penyimpangan arah lintasan gelombang sangat menentukan konstruksi pemancar dan antena. Ultra-pendek tidak dipengaruhi oleh aktifitas matahari sedangkan gelombang pendek sangat dipengaruhi. Aktifitas matahari berulang setiap 11 tahun menurut musim dan waktu yang mempengaruhi ionisasi lapisan teratas atmosfir bumi yang menentukan daya pantul ionosfer terhadap gelombang pendek.
Daya pantul tergantung Frekuensi gelombang tertinggi yang masih dapat dipantulkan disebut cut off frequency (f) sedangkan gelombang diatas cut off freq akan diteruskan dengan perkataan lain makin datar gelombang dipancarkan , semakin tinggi frekuensi gelombang yang dapat dipantulkan. ini berarti gelombang dibawah f akan dipantulkan kembali kepermukaan bumi. Namun perlu diperhatikan bahwa peredaman (damping) akibat  penyerapan gelombang pada atmosfir lapisan bawah yang memantulkan gelombang juga sangat mempengaruhi. besarnya penyerapan ini dipengaruhi oleh posisi matahari terhadap bumi dan frek gelombang..  

Pancaran Gelombang Pendek pada jalur 1800KHz s/d 28000KHz

1800KHZ
Selama aktifitas matahari, jalur ini selalu dibawah cut off Freq, tidak dalam keadaan minimum dan malam musim dingin. Gelombang radio dpt dipancarkan pada jarak terdekat oleh karena dead  zone . Penyerapan oleh atmosfir cukup besar sehingga pancaran pada siang hari membutuhkan banyak energi. Pada malam hari pemancaran cukup jauh dengan energi yang sama. Kondisi terbaik pada pertengahan musim hujan . Jalur ini optimal digunakan sebagai pancaran jarak dekat.

3500 KHz
Penyerapan oleh atmosfir lebih kecil dengan demikian jarak yang ditempuh lebih jauh pada kondisi yang sama. f dibawah 3500KHz pada malam musim hujan. DX dapat dicapai pada malam hari antar musim kemarau dan musim hujan , kondisi paling buruk pada siang hari dan pertengahan musim panas.

7000KHz
 f hampir selalu dibawah 7 MHz. sehingga pemancaran jarak dekat hampir selalu tidak mungkin karena ada dead zone. Jarak tempuh ratusan Km, walaupun pada siang hari tetapi kadang2 tidak optimal. Pada malam hari f menurun, dz melebar dan DX sangat optimal/ sempurna. dengan antena khusus dan pemancaran yang tepat , jalur ini dapat dipancarkan keseluruh penjuru dunia.

14000KHz
Jalur ini mewakili pemancar jarak jauh. dz sellu ada, Pada aktifitas matahari maksimum (siang hari musim hujan) f akan melampaui 14 MHz. Jarak dekat dapat saat tertentu, jarak jauh setiap saat. perlemahan transmisi sangat relatif kecil, sehinga dengan pemancar kecil dapat DX setiap saat. terutama pada pertengahan musim hujan dan musim kemarau dan lebih baik lintas barat timur dari pada lintas utara selatan

Bersambung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s